
Catatan dari Workshop Digitalisasi Kurikulum bersama IDS Rumah Pendidikan Indonesia SMK Wikrama Bogor
Kamis, 16 Nop 2023 SMK WELA menghadirkan nara sumber Anis Arifin dari IDS Rumah Pendidikan Indonesia SMK Wikrama Bogor. Peserta dari beberapa SMK di LP Ma'arif Kab. Banyumas diantaranya SMK IT Ma'arif NU 1 Karanglewas, SMK Ma'arif NU 2 Karanglewas dan SMK Ma'arif NU 1 Wangon
Mendengarkan nara sumber yang berpengalaman cukup lama dalam membangun sekolah dengan lika-likunya, terlebih latar belakang beliau sebagai santri menjadi lebih menarik untuk bisa 'mendowdload' kelimuan beliau, apalagi dengan terbuka mau berbagi ide, pengalaman, motivasi, strategi dan akses Dunia Usaha, Dunia Industri dan Kerja (DUDIKA) yang sangat luas bisa menjadi refensi untuk percepatan kemajuan sekolah/madrasah Ma'arif.
Penulis yang pernah langsung mengikuti pelatihan di SMK Wikrama selama 5 hari, bisa merasakan dan melihat lngsung budaya kerja, lingkungan belajar dan karakter guru serta siswa yang terbangun dengan baik.
Tidak ada bullying yang ada senyum dan tegur sapa kepada siapapun menjadi budaya yang melekat, setiap wawancara dan pertanyaan sekecil apapun akan dijelaskan secara detail sampai tuntas oleh seluruh warga sekolah. Sanksi pelanggaran siswa bukanlah hukuman tapi mengejar kebaikan yang tertinggal dengan siswa lain karena kesalahan yang dilakukannya. Setiap guru adalah guru BK sehingga WAJIB hukumnya untuk menegur siswa ketika melihat pelanggaran.
Penanaman karakter SMK Wikrama Bogor dimulai pada awal tahun pelajaran saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama 4 hari + 1 bulan (tidak ada KBM), sehingga siswa matang dalam memahami aturan, lingkungan belajar, budaya kerja, pembiasaan jaga wudhu, ibadah berjama'ah, matrikulasi kemampuan dan lain-lain.
Patut menjadi renungan bagaimana dengan sekolah/mdrasah Ma'arif yang kita miliki dalam penanaman karakter warga sekolah...?
Sudah terencana, terprogram atau sambil jalan...?
Sejauh mana keberhasilannya...?
Seluruh kegiatan SMK Wikrama Bogor terkontrol melalui sistem digitalisasi berupa aplikasi kejar.id yang berisi seluruh kegiatan KBM, Jurnal Mengajar, Jurnal Karakter, Komunitas Guru Berbagi, Bank Soal, Asesmen, Rapor Karakter, Rapor Akademik dan lain-lain.
Sehingga Slogan yang diusung SMK Wikrama Bogor yaitu 'melayani dengan hati dan teknologi' benar-benar teraktualisasikan di lingkungan SMK.
Bahkan nara sumber menyampaikan Hidup dan Matiku bersama SMK Wikrama. Sebuah kalimat LUAR BIASA yang belum pernah penulis dengar dari Guru Ma'arif.
"Percepatan adalah kata kunci untuk kemajuan sekolah sedangkan membangun kekuatan sekolah melalui kesepakatan dan kesepahaman bersama seluruh warga sekolah", ucap Anis Arifin.
SMK Wikrama Bogor bukanlah sekolah berbasis agama seperti Ma'arif, tapi nilai-nilai agama tumbuh subur dan menjadi sumber kekuatan LUAR BIASA untuk membangun SEKOLAH BERKARAKTER.
Semoga catatan kecil ini bisa menjadi refleksi dan washilah untuk perubahan positif di sekolah Ma'arif. Aamiin...
Jum'at, 17 Nop 2023
Lukman Alfasiry


