
Madrasah Diniyah (Madin) Al-Ittihaad Pasir Kulon memperingati Hari Lahir ke-60 dengan penuh khidmat dan semarak. Rangkaian kegiatan yang digelar meliputi ziarah muasis, istighotsah, sholawatan dan pawai ta’aruf, diikuti oleh seluruh keluarga besar Madin, santri, wali santri, serta masyarakat sekitar.
Perayaan Harlah Ke-60 berlangsung selama 3 hari ini (26-28 September 2025) diawali dengan ziarah ke makam para muasis (pendiri Madin) sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi para pendahulu yang telah berjuang membangun dan mengembangkan pendidikan agama di Pasir Kulon. Setelah itu, pada malam harinya acara dilanjutkan dengan istighotsah bersama yang dipimpin oleh Kyai Fathurahman. Doa-doa bersama ini menjadi momentum spiritual untuk memohon keberkahan dan kekuatan dalam melanjutkan perjuangan di dunia pendidikan Islam.
Usai istighotsah, suasana semakin khusyuk sekaligus meriah dengan sholawatan kolaborasi antara grup OSMA dan Kanzul, dua grup hadrah kebanggaan Madin Al-Ittihaad Pasir Kulon. Alunan sholawat nabi menggema di halaman madrasah, menambah semangat cinta Rasul di hati seluruh hadirin.
Kepala Madrasah Diniyah Al-Ittihaad Pasir Kulon, Lukman Hakim, S.Pd.I., S.Kom., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Enam puluh tahun adalah usia yang tidak singkat. Madin Al-Ittihaad Pasir Kulon telah menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda santri Madin. Mari kita terus jaga semangat perjuangan para pendiri dengan memperkuat pendidikan diniyah di tengah tantangan zaman,” ujar beliau dalam sambutannya.
Acara turut dihadiri oleh Forkompimcam, dewan pengurus, dewan asatidz, pengurus NU, tokoh agama, santri, serta wali santri yang turut memeriahkan momen bersejarah ini.
Peringatan Harlah ke-60 ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia dan rasa syukur, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Madin Al-Ittihaad Pasir Kulon dalam mencetak santri berkarakter, berilmu, beramal dan berdaya guna bagi agama, bangsa dan umat.


