
Suasana Ahad pagi 6 Rabi'ul Akhir 1447 H/28 September 2025 di Desa Pasir Kulon tampak semarak dan penuh kegembiraan. Ribuan peserta memadati jalanan desa untuk mengikuti Pawai Ta’aruf dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-60 Madrasah Diniyah Al-Ittihaad Pasir Kulon. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus bentuk syukur atas perjalanan panjang madrasah yang telah enam dekade berkiprah dalam pendidikan keagamaan.
Pawai dimulai dari halaman Madrasah Diniyah Al-Ittihaad dan dilepas langsung oleh Kepala Madrasah, Lukman Hakim, S.Pd.I., S.Kom. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan harapan agar semangat keislaman serta kebersamaan warga madrasah terus terjaga.
“Enam puluh tahun bukan waktu yang singkat. Ini adalah bukti nyata perjuangan para perintis, pendiri, guru, dan masyarakat yang selalu mendukung keberlangsungan pendidikan diniyah. Semoga Madin Al-Ittihaad Pasir Kulon terus menjadi madrasah yang melahirkan generasi Santri Berkarakter, Berilmu dan Beramal,” ujar Lukman Hakim.
Peserta pawai terdiri dari pengurus madrasah, dewan asatidz, staf tata usaha, para santri, wali santri, serta seluruh Banom (badan otonom) dan lembaga di wilayah Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Pasir Kulon. Mereka berjalan beriringan dengan mengenakan busana islami, membawa berbagai atribut sesuai banom dan lembaga masing-masing, serta spanduk berisi pesan-pesan dakwah dan semangat kebersamaan.
Menambah kemeriahan, penampilan barongsai dan atraksi bela diri dari Pagar Nusa turut memukau masyarakat sepanjang rute pawai. Penampilan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menunjukkan semangat persaudaraan dan seni budaya yang menyatu dengan nilai-nilai keislaman.
Kegiatan Pawai Ta’aruf Harlah ke-60 ini menjadi bukti nyata bahwa Madrasah Diniyah Al-Ittihaad Pasir Kulon terus berkomitmen menjaga tradisi keagamaan, mempererat ukhuwah islamiyah, serta menanamkan semangat cinta madrasah di tengah masyarakat.


